Mata kuliah ini adalah mata
kuliah penunjang asuhan kesehatan gigi dan mulut. Setelah
menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswa sebagai kandidat terapis gigi dan mulut mampu melaksanakan pengumpulan, pengolahan dan
penyajian data dan informasi
yang berkaitan dengan asuhan kesehatan
gigi dan mulut. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan dengan perkuliahan tatap muka, tugas terstruktur,
diskusi dan seminar serta kegiatan mandiri.
Mata kuliah ini menguraikan
tentang konsep penatalaksanaan karies gigi, Penatalaksanaan perawatan
lesi karies pada gigi susu, penambalan satu bidang dan dua bidang pada gigi
susu maupun tetap. Penatalaksanaan perawatan pulpa
Mata Kuliah Konsep Dasar Kamar Bedah ini membahas mengenai hal-hal yang berkaitan dengan Ruang Operasi yang perlu diketahui oleh seorang Asisten Dokter Gigi Spesialis Bedah Mulut dalam melaksanakan pekerjaannya. Mata kuliah Konsep Dasar kamar Bedah ini disampaikan untuk 3 semester. Di semester 5, akan diberikan Konsep Dasar Kamar Bedah Umum (Teori 2 SKS). Di semester 6, akan diberikan Konsep Dasar Kamar Bedah Mulut I (1T/1P SKS). Di semester 7 mahasiswa akan latihan dalam bentuk Praktik Klinik uantuk menerapkan teori yang telah diberikan di semester 5 dan 6 (Pembelajaran Klinik 4 SKS).
Capaian Pembelajaran MK ini di semester 5 adalah pemahaman tentang Ruang Bedah, Ruang perioperatif, mengenal personil tim bedah beserta tupoksinya, memahami persiapan perioperatif bagi personil tim bedah, pasien dan prosedurnya. Juga pemahaman tentang instrumen Bedah Mulut dan Maksilofasial, konsep sterilisasi dan desinfeksi di Kamar Bedah dan penanganan instrumen pasca tindakan bedah.
Mata kuliah ini menguraikan tentang konsep, prinsip-prinsip Pelayanan Asuhan Keperawatan Gigi Dan Mulut Pada Masyarakat. Proses pembelajaran melalui kegiatan belajar kuliah, diskusi, tugas baca, simulasi dan praktikum secara daring. Penguasaan kemampuan mahasiswa didilakukan evaluasi dengan penilaian teori (UTS dan UAS) dan praktik (harian dan Ujian) SKS: 1T/3P |
DT.31 Kegawatdaruratan Dalam Pelayanan Kesehatan Gigi
KG521724 Dental Emergency
Mata kuliah ini menguraikan teori dasar tentang
kegawata daruratan di bidang kedokteran gigi yang meliputi konsep gawat darurat, kegawat daruratan
medis, kegawat daruratan akibat komplikasi tindakan kedokteran gigi, nyeri odontogenik, perdarahan, dan trauma
dentoalveolar.
Mata kuliah Sosiologi Mata kuliah ini menguraikan tentang teori dan konsep sosiologi kesehatan yang mencakup dinamika dan pengaruh aspek-aspek social dan budaya masyarakat terhadap status kesehatan individu dan masyarakat. Proses pembelajaran melalui kegiatan pembelajaran ceramah, diskusi dan tanya jawab. |
Mempraktekan Pelayanan asuhan keperawatan gigi berdasarkan konsep dan metoda Dental Hygiene yg diterapkan
dalam proses asuhan kesehatan gigi baik di klinik maupun di masyarakat . Pembelajaran dilakukan di kelas dengan
metode ceramah, diskusi, dan juga praktikum di laboratorium (pre-klinik)
Mata kuliah ini membahas tentang manajemen pelayanan kesehatan gigi yang digunakan dalam mengelola klinik pelayanan
kesehatan gigi. Proses pembelajaran melalui perkuliahan/teori dan Praktik Belajar di laboratorium Manajemen Kesehatan Gigi dan
Mulut JKG. Penguasaan kemampuan mahasiswa didilakukan evaluasi dengan penilaian teori (UTS dan UAS) dan praktik (harian dan
Ujian
Mata kuliah ini terdiri dari 2 bagian, yaitu Histologi yang diberikan pada tengah semester pertama dalam 7 pertemuan dan Dental Anatomi yang disampaikan pada tengah semester kedua dalam 7 pertemuan. Bagian Histologi membahas tentang ……………………………………………………….Bagian Dental Anatomi membahas tentang lingkup mengenai periode gigi manusia, jenis, jumlah dan fungsi gigi, nomenklature (penulisan gigi), bidang gigi, istilah-istilah yang berkaitan dengan anatomi gigi dan ciri-ciri seluruh gigi tetap dan gigi sulung, termasuk pertumbuhan gigi dan susunan/ lengkung gigi dalam rahang. Praktikum Dental Anatomi dilaksanakan dalam bentuk determinasi gigi, yaitu mahasiswa diminta untuk mengidentifikasi gigi dari berbagai aspek (bidang gigi), dan menuliskannya dengan cara penulisan Zigmondi dan FDI.