Mata
kuliah ini adalah mata kuliah wajib kebidanan dalam pendidikan profesi bidan.
Setelah menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswa mampu mengelola asuhan
kebidanan kehamilan secara holistic dan mandiri. Bahan kajian yang dibahas adalah
aplikasi teori adaptasi fisiologi kehamilan trimester 1,2,3 , pengkajian data, fisik,
pemeriksaan laboratorium, diagnosis kehamilan/tanda-tanda kehamilan, kunjungan
awal, kunjungan ulang, jadwal kunjungan, skrining risiko penyulit ibu hamil,
skrining factor psikososial ibu hamil, skrining kesehatan janin,
ketidaknyamanan kehamilan dan cara mengatasinya, identifiksasi satus gizi dan
konseling gizi ibu hamil serta budaya terkait nutrisi, suplementasi, proses persiapan menjadi orang tua, persiapan
persalinan, persiapan kegawatdaruratan, etika dan kewenangan bidan dalam asuhan
kehamilan. Semua perangkat di link drive berikut
https://drive.google.com/drive/folders/1wrPDm785o0CVejAiV1NTPXd6IWQur5XO?usp=sharing
Mata kuliah ini adalah mata kuliah wajib kebidanan. Setelah menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswa mampu memberikan penyelamatan/bantuan hidup dasar dan melaksanakan asuhan kebidanan pada kasus pada kegawatdaruratan maternal dan neonatal, yaitu pada masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatus dan bayi dengan pendekatan manajemen kebidanan. Bahan kajian yang dibahas adalah konsep penanganan awal dan manajemen umum kegawatdaruratan maternal neonatal; konsep dan prinsip penyelamatan/bantuan hidup dasar pada dewasa (maternal), neonatus, bayi dan balita; asuhan kegawatdaruratan pada kehamilan muda; asuhan kegawatdaruratan pada kehamilan lanjut; asuhan kegawatdaruratan pada persalinan kala I, II, III dan IV; asuhan kegawatdaruratan pada pasca persalinan; asuhan kegawatdaruratan pada bayi baru lahir, bayi dan balita; konsep sistem rujukan pada kegawatdaruratan maternal dan neonatal
Bentuk pembelajaran adalah praktik klinik di fasilitas pelayanan sekunder dengan model preceptorship. Pencapaian kompetensi pada MK ini adalah diharapkan mahasiswa mampu menangani kasus kegawatdaruratan pada masa kehamilan, persaliann, nifas bayibalita dan masa antara masing-masing 3 kasus. Penguasaan kemampuan mahasiswa dievaluasi dengan penilaian: Ujian praktik 40%, praktik harian 40%, laporan praktik 20%. Ujian praktik diperoleh dari OSCE dan EBCR ; praktik harian diperoleh dari soft skil dan penilaian keterampilan dengan Minicex serta laporan praktik diperoleh dari laporan pendahuluan, laporan kasus, laporan pendokumentasiMata
kuliah ini adalah mata kuliah wajib kebidanan dalam pendidikan profesi bidan.
Setelah menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswa mampu mengelola asuhan
kebidanan kolaborasi interprofesional pada kasus patologi dan komplikasi. Bahan
kajian yang dibahas adalah kehamilan dan persalinan dengan gejala hipertensi, preeklampsi dan eklamsi; anemia,
kurang gizi; kehamilan tidak diinginkan (KTD) dan dan gejala penyimpangan
psikologis; pembesaran uterus yang tidak sesuai dengan umur kehamilan;
perdarahan kehamilan, kelainan letak /
malpresentasi pada masa kehamilan aterm (≥ 36 minggu); gawat janin dan kematian
janin intrauterine (IUFD); kontraksi premature, kehamilan post matur, Ketuban
Pecah dini, Risiko penyakit menular seperti HIV/AIDS, Hepatitis B dan C, TB,
penyakit endemik, Penyakit tidak menular (jantung, diabetes melitus, gangguan
tyroid, asma dll), Kehamilan dengan penyakit degeneratif; kehamilan mengalami
tanda tanda kekerasan; ibu dengan penyakit endemic; penatalaksanaan
efek samping kontrasepsi pil, suntik, AKBK, AKDR; Penanganan
awal komplikasi kontrasepsi suntik, AKBK, AKDR; bayi
baru lahir dengan masalah, kelainan bawaan atau komplikasi; amenorhea primer
dan sekunder, benjolan pada payudara, dismenorhea, DUB, Infeksi saluran
reproduksi dan Infeksi menular seksual,
infertilitas primer dan sekunder, gangguan ginekologis seperti mioma uteri, kista
endometriosis, Ca Ovarium, Kista Ovarium, ca serviks, ca endometrium,
choriocarcinoma atau PTG.